Selasa, 05 Juni 2018

STEAK BELUT





Belut adalah salah satu bahan makanan yang mempunyai nilai ekonomis, gizi dan protein yang tinggi. Belut kini banyak diolah dengan berbagai resep dan gaya olahan. Masakan berbahan dasar belut kini sudah beragam bentuk dan jenisnya. Berikut ini resep makanan yang berbahan dasar belut yang dapat dikonsumsi sendiri maupun untuk memulai suatu usaha olahan belut, yaitu Steak Belut.
Bahan – bahan
·         500 g belut, haluskan
·         1 sdm mentega
·         1 batang daun bawang, iris halus
·         3 siung bawang putih, haluskan
·         3 btr bawang merah, haluskan
·         ½ sendok the merica bubuk
·         1 sendok teh pala bubuk
·         1 sdt garam
·         1 sdt gula pasir
·         1 sdt minyak wijen
·         3 lembar roti tawar tanpa kulit, sobek-sobek dan rendam dalam 100 ml susu cair
·         100 g tepung meizena
·         2 btr telur kocok lepas
·         100 g tepung tempura
·         500 ml minyak goring
Cara Membuat
Ø  Campur belut, daun bawang, bawang putih, dan bawang merah, aduk rata. Tambahkan merica,pala dan garam, aduk rata.
Ø  Masukkan kocokan telur, minyak wijen, gula pasir dan rendaman roti tawar. Aduk rata, tuang adonan kedalam cetakan datar yang telah diolesi mentega.
Ø  Kukus hingga matang. Angkat dan dinginkan. Potong bentuk panjang dengan ukuran 1,5 x 10 cm hingga menyerupai stik.
Ø  Gulingkan ke dalam campuran tepung meizena, kemudian celupkan ke dalam kocokan telur, lalu gulingkan diatas tepung tempura.
Ø  Panaskan minyak, goring hingga kuning keemasan, angkat dan tiriskan. Sajikan selagi hangat.


DAFTAR PUSTAKA

Muktiani, Menggeluti Bisnis Belut. Penerbit Pustaka Baru Press. Yogyakarta


Kamis, 31 Mei 2018

Belut Asap



Langkah – langkah membuat belut asap
ü  Setelah daging belut dicuci bersih, selanjutnya direndam dalam bumbu yang terdiri dari garam dapur, sendawa , gula dan merica.
ü  Kemudian direndam selama 1 – 2 jam.
ü  Daging dicuci dengan air bersih,lalu diceluokan dalam air panas sebentar.
ü  Selanjutnya daging ditiriskan dengan cara digantungkan selama 3 jam.
ü  Daging belut yang telah ditiriskan bisa langsung diasap dengan bahan bakar yang mengandung selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang pada suhu tinggi akan menjadi komponen-komponen asapseperti, karbonil, asam organic, alcohol, fenol, basa organic, hidrokaebon, dan gas-gas lainnya.
ü  Asap yang mengandung fenoldapat mempengaruhi rasa dan aroma,  bisa sebagai anti oksidan dan membuat warna coklat menarik.
Pembuatan asap juga dapat dilakukan dengan cara menaburkan bahan diatas arang membara,lalu diperciki air gula atau minyak lemak untuk membuat aroma lebih sedap. Setelah itu pengasapan daging bisa dimulai. Lama pengasapan daging belut sangat tergantung dari suhu asap, ruang pengasapan, keadaan udara ukuran bahan, dan hasil yang diinginkan si pembuat. Apabila pengasapan menggunakan suhu rendah (27-32 ͦC)memerlukan waktu sampai lima hari dan apinya tidak boleh padam. Tetapi kalu mau memakai suhu tinggi mula-mula dilakukan pada suhu 32 ͦC selama 4 jam, lama kemudian dilanjutkan pada suhu  55 – 65 ͦC selama 2 – 3 jam.

DAFTAR PUSTAKA
Muktiani, Menggeluti Bisnis Belut. Penerbit Pustaka Paru Press. Yogyakarta.

Senin, 30 April 2018

Tepung Ikan



                Tepung ikan adalah produk ikan olahan yang berkadar air rendah yang diperolah dari penggilingan ikan segar.Produk ikan ini kaya dengan protein dan mineral. Tepung ikan digunakan sebagai bahan baku pakan.
            Pengolahan ikan menjadi tepung ikan tidak sulit dan tidak membutuhkan biaya besar. Tepung ikan dapat dibuat dengan tiga cara yaitu cara basah, cara kering dan cara penyulingan. Dari tiga cara ini cara kering paling cocok dilakukan untuk industry kecil karena lebih sederhana dan lebih murah.
                Berbagai jenis ikan dapat diolah menjadi tepung ikan. Akan tetapi, yang paling ekonomis adalah ikan-ikan kecil atau ikan rucah yang kurang disukai untuk dikonsumsi dan harganya murah.
                Bahan yang digunakan adalah ikan sepat atau buangan ikan sepat yang tidak dapat dijadikan ikan asin. Peralatan yang digunakan adalah penggilingan ikan, alat pengering, dan alat press. Penggilingan ikan digunakan untuk menggiling ikan basah dan bubur kering ikan. Alat pengering digunakan untuk mengeringkan ikan sehingga kadar air dalam ikan menjadi 8 %, sedangkan alat press digunakan untuk mengeluarkan sebagian lemak pada ikan kering.
                Proses pembuatan tepung ikan melalui beberapa tahap yaitu tahap penggilingan ikan basah, pengukusan, pengeringan, pemerasan minyak, penggilingan cake, dan pengemasan. Penggilingan ikan basah dilakukan terhadap ikan yang berukuran sedang dan besar, sedangkan ikan yang berukuran kecil tidak harus digiling.
                Ikan berukuran sedang dan besar, harus dibuang jeroannya dan dicuci, sedangkan untuk ikan yang berukuran kecil, pembuangan jeroan dan pencucian tidak perlu dilakukan. Ikan digiling dengan penggilingan ulir sehingga diperoleh bubur mentah ikan.
                Bubur ikan atau ikan kecil dikukus dengan uap panas selama 1 jam sehingga menjadi matang secara sempurna. Hasil pengukusan disebut dengan nama bubur matang ikan. Bubur matang ikan dikeringkan dengan alat pengering sampai kadar air mencapai 8 %. Hasilpengeringan disebut cake kering ikan. Cake kering ikan mempunyai ikan mempunyai kadar lemak tinggi, yaitu di atas 30 %. Pemerasan minyak dilakukan pada cake kering ikan dengan alat press sehingga sebagian minyak keluar.
                Penggilingan cake dilakukan pada cake yang telah di press. Cake digiling dengan mesin penggiling sehingga diperolah tepung ikan yang sangat halus, yaitu lolos ayakan 40-60 mesh (ukuran lobang pada ayakan. 

Daftar Pustaka
Prahasta Arief, Drs, M.P, Masturi Hasanawi, Dr.Ir,M.P,2009, Buku Agribisnis Sepat. Penerbit CV.Pustaka Grafika Bandung.

Kamis, 22 Maret 2018

DENDENG IKAN



          Dendeng ikan adalah jenis makanan awetan yang dibuat dengan pengeringan dengan menambah garam, gula, dan bahan lain untuk memperoleh rasa yang diinginkan.



Bahan yang digunakan ;
1.      Ikan 20 kg
2.      Gula merah 2 kg
3.      Ketumbar 2 ons
4.      Garam 1 kg
5.      Bawang merah ½ ons
6.      Bawang putih 2 ons
7.      Asam jawa 7 mata
8.      Lengkuas (laos) secukupnya

Cara Membuat
1.      Bersihkan ikan, buang kepala da nisi perutnya.
2.      Ikan yang lebih besar dan tebal diiris dengan ukuran panjang 7 cm, tebal ½ cm, dan lebar 5 cm
3.      Masukkan garam ke dalam 3 liter air, kemudian rendam ikan selama 5 jam
4.      Masak 8 liter air sampaimendidih, masukkan semua bumbu yang telah dihaluskan kemudian aduk-aduk sampai rata.
5.      Saring supaya ampas ketumbar terpisah, kemudian dinginkan.
6.      Masukkan ikan yang sudah diberi garam ke dalam larutan bumbu, rendam selama + 10 jam.
7.      Tiriskan, kemudian jemur diatas nyiru atau tampah.
8.      Ikan yang dijemur dibalik-balik selama 4 jam sekali supaya pengeringan merata.
9.      Setelah kering, dendeng siap di goring untuk disajikan, atau dapat disimpan dengan kemasan yang baik.
10.  Sebelum dihidangkan, goring dendeng terlebih dahulu, sekitar 1/2menit dalam minyak panas.


Daftar Pustaka
Prahasta Arief, Drs, M.P, Masturi Hasanawi, Dr.Ir,M.P,2009, Buku Agribisnis Sepat. Penerbit CV.Pustaka Grafika Bandung.

Selasa, 27 Februari 2018

BAKSO IKAN SEPAT



Bakso adalah campuran homogin dagimg, tepung pati dan bumbu yang telah mengalami proses ekstraksi dan pemasakan. Cara pembuatan bakso tidak sulit dan dapat diroduksi pada skalarumah tangga.Daging digiling halus dengann screw extruder kemudian dicampur dengan tepung dan bumbu di dalam alat pencampur khusus sehingga bahan tercampur yang sangat rata dan halus, setelah itu pasta dicetak berbentuk bulat dan direbus sampai matang.
Pembuatan bakso ikan sepat di tentukan oleh beberapa hal.yaitu persiapan, pengolahan, sehingga finishing pembuatan bakso ikan sepat. Karena serat ikan sepat sangat halus, pembuatan bakso ikan sepat akan menghasilkan bakso yang permukaannya halus, pembuatan bakso ikan sepat akan menghasilkan bakso yang permukaannya halus, tidak bergelombang


Bahan – bahan yang digunakan :
1.     Daging segar, daging ikan sepat segar. Ikan yang digunakan  adalah  ukuran sedang dan besar, ikan harus segar.
2.     Tepung tapioca sebagai bahan pencampur utama.
3.     Bumbu-bumbu terdiri dari bawang merah, bawang putih merica bubuk, ketumbar, gula putih dan garam. Selain penyedap lainnya
4.     Telur tidak selalu digunakan. Telur apa saja dapat digunakan.
5.     Sodium tripolifosfat. Bahan kimia ini berfungsi sebagai pengemulsi sehingga dihasilkan adonan yang lebih rata (homogeny). Adonan yang lebih rata akan memberikan tekstur bakso yang lebih baik
6.     Air untuk mencampur adonan bakso.
Cara membuat bakso :
Ø Pendahuluan
1.     Penyiangan. Mula mula sisik di sikat dari ekor mengarah kekepala dengan sikat ikan tanpa melukai dagingnya. Kemudian ikan dicusi dan sisik yang tertinggal dibuang. Bagian bawah insang dipotong tanpa menyebabkan kepala ikan terpotong. Kemudian perut ikan dibelah dari anus kearah insang tanpa melukai jeroannya. Perut yang sudah dibelah dibuka. Jeroan dan insangnya dibuang
2.     Filleting. Daging rusuk disayat dari arah kepala ke ekor sehingga diperoleh fellit. Daging yang tersisa pada tulang dikerok dengan pisau dan dicampurkan dengan fillet. Kulit pada fillet dikelupas dan dipisahkan.
3.     Pembekuan fillet. Fillet dibekukan secara cepat, kemudian digiling sampai halus menjadi bubur ikan. Fillet tidaj harus dibekukan, dan dapat langsung digiling

Ø Persiapan bahan bakso

Komposisi bahan penyusun bakso tergantung pada rasa bakso yang diinginkan. Semakin banyak kandungan ikan, semakin enak rasa baksonya.

Ø Penggilingan ikan dan bumbu menjadi adonan bakso

Bubur ikan diaduk dan dihaluskan didalam alat pencampur adonan. Setelah itu ditambahkan bumbu sodium tripolifosfat dan tepung sedikit demi dedikit sambil terus diaduk dengan kecepatan tinggi. Selama pengadukan tambahkan butiran atau bongkahan es. Pengadukan dianggap selesai jika terbentuk adonan yang rata, halus, dan dapat dibentuk bulat.


Ø Pembuatan bakso dan perebusan

Adonan diremas-remas dengan telapak tangan, dibuat bulatan dan dikeluarkan melalui lubang yang dibentuk oleh telunjuk dan ibu jari.Dengan bantuan ujung sendok terbalik, bulatan adonan dimasukkan kealam air mendidih. Bila sudah matang, bakso akan mengapung, bakso dibiarkan mengapung selama lima menit kemudian angkat dan tiriskan.
Penyimpanan.
Bakso merupakan bahan basah yang mudah rusak. Agar tahan lama, bakso disimpan dalam ruangan pembeku dalam kemasan plastic tertutup rapat. Suhu Freezer hendaknya dibawah -18 C.

Sumber : Prahasta, Arief, Drs, MP dan Masturi, Hasanawi, Dr.Ir,MP. 2009. Agribisnis Sepat. CV. Pustaka Grafika. Bandung